Kapan Kita Harus Ganti Oli pada Motor?

Oli menjadi salah satu barang yang umum ditemukan di pasaran. Pasalnya, oli menjadi kebutuhan untuk alat transportasi. Beberapa penggunan motor biasa mengganti oli secara rutin, agar kinerja mesin tetap maksimal dan motor menjadi lebih awet.
Pada saat ini, telah banyak perusahaan yang memproduksi oli mesin, baik untuk motor maupun mobil. Sehingga, anda dapat mudah melakukan ganti oli motor sendiri. Anda dapat mengganti oli dengan mengikuti panduan yang terdapat pada link diatas.
Kapan Kita Harus Ganti Oli pada Motor?
Oli merupakan cairan yang berfungsi untuk melumas bagian mesin yang mengalami pergesekkan, sehingga kinerja mesin menjadi lancar dan terhindar dari keausan. Oli mesin terbuat dari minyak mentah (base oil) dan beberapa zat aditif yang mampu mendukung kinerja mesin motor. Salah satu zat aditif yang digunakan, yakni deterjen yang berfungsi melepaskan kerak-kerak sisa pembakaran oli.
Tidak hanya berfungsi untuk melumas, oli juga memiliki sejumlah manfaat lainnya. Penggunaan oli dapat melindungi mesin motor dari karat yang terjadi akibat pergesekan. Selain itu, oli mampu menjaga keadaan mesin tetap bersih selama oli mengalami pergantian secara rutin.
Dalam melakukan pergantian oli, anda harus mengetahui waktu yang tepat, agar oli dapat berfungsi secara maksimal. Berikut ini akan dibahas kapan anda harus mengganti oli pada motor.
Mesin Mengeluarkan Suara yang Kasar
Salah satu tanda bahwa oli motor anda harus diganti yakni apabila mesin motor mengeluarkan suara yang kasar pada saat melakukan gas atau saat mengoper gigi.
Suara kasar yang terdengar dari mesin, disebabkan oleh penurunan kualitas oli yang digunakan secara terus-menerus. Tentu hal ini dapat menyebabkan penurunan daya lumas oli terhadap gear pada transmisi.
Oli Berwarna Hitam Pekat
Sebelum digunakan, oli umumnya berwarna kuning kecoklatan maupun biru. Namun, oli dapat berubah warna menjadi hitam akibat proses pembakaran.
Warna hitam disebabkan oleh zat panas atau kerak sisa pembakaran. Oli berwarna hitam pekat memiliki daya lumas yang rendah, karena mengandung banyak zat kerak dan bensin yang tidak terbakar, sehingga oli yang seperti ini harus cepat diganti.
Tekstur Oli yang Kasar
Selain berwarna hitam pekat, oli dengan tekstur yang kasar atau berpasir dapat menandakan bahwa anda harus mengganti oli motor tersebut. Anda dapat mengeceknya dengan cara membuka penutup oli mesin dan mengoleskan oli pada jari anda. Oli yang kasar menandakan bahwa oli tersebut sudah terkontaminasi.
Suhu Mesin Terasa Lebih Tinggi
Saat kualitas oli menurun, maka daya hantar panasnya menjadi berkurang. Hal ini dapat menyebabkan penyebaran panas yang tidak merata, sehingga anda akan merasakan radiasi panas pada blok mesin. Apabila terjadi hal seperti ini, ada baiknya anda segera mengganti oli mesin motor anda agar tidak mengganggu kenyamanan ketika berkendara.
Volume Oli Tersisa Sedikit
Seperti barang lainnya, oli juga dapat berkurang apabila digunakan secara berkesinambungan. Selain itu, oli yang masuk ke ruang bakar secara langsung dan oli yang mengalami kebocoran dapat memicu terjadinya pengurangan volume oli.
Umumnya, kapasitas oli yang dapat ditampung oleh sebuah motor adalah sekitar 800 ml. Anda bisa melihat indikator oli yang bertugas menjaga sirkulasi pelumasan mesin, sehingga apabila volume oli sedikit, maka indikator akan memberikan tanda.
Demikian bahasan mengenai kapan anda harus mengganti oli motor. Anda dapat meminimalisir cepatnya pergantian oli dengan cara membeli oli dengan kualitas yang baik. Selain itu, jangan lupa untuk selalu merawat motor anda agar tetap awet dalam waktu yang lama.